Puisi Nusantara

“ Suara Anak Negeri”

Wahai negeriku..Indonesia

Engkau begitu ku puja

Walau banyak rintang mencoba menghadang

Takkan gentar jiwa membela negara.

 

Dahulu engkau penuh luka

Tersayat pedang penjajah

Yang menjelma bagai derita 

Diseluruh penjuru nusantara.

 

Begitu banyak deritamu,

Nampak dari wajah wajah kesedihan pribumimu.

Sungguh lemah, lemah dirimu.,

 

Suara merdu burung perkutut pun

Tak mampu membawa gema akan kebesaranmu,

Sementara para benalu terus menggerogoti tubuhmu

Maukah engkau jatuh, lalu berlutut di hadapan mereka 

Para serdadu dungu?

 

Wahai negeriku,.nusantaraku

 

Teruslah diam, hingga suara ini hilang entah kemana.

Teruslah menangis, hingga mata air dari kaki gunung itu kering

Aku meradang, setiap kali kamu takut untuk melawan.

Karena kusadar bukan itu alasan para pahlawan mnjadikanmu dalam satu semboyan.

 

Hari ini..

 

Engkau tak banyak berubah, masih dengan pakaian yang sama.

Namun mungkin dengan benalu yang berbeda.

Aku bingung, Sebenarnya Apa yang salah,

Haruskah ada anak yang mati kelaparan barulah engkau sadar

Bahwa ragamu telah tersandra 

Bangkit… Bangkitlah…wahai nusantaraku..

Sudah cukup lama engkau tertidur 

Bersama dongeng lintah penghisap darah,

Kepakkan sayapmu, raih mimpimu

Untuk satu kata.. indonesia jaya.

Karya : Ficky Antasabeferianto Visit My Linked in Profile

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s