Menggapai Mimpi

morning-copy1

MENGGAPAI MIMPI

oleh : Fiki ferianto

Rasanya lucu ketika harus memulai lagi memainkan jari jemari ini diatas keyboard dan terkesan begitu kaku ketika hendak mengetik satu persatu kata terjadi begitu banyak kesalahan yang kubuat, apakah ini pertanda sudah begitu lama saya meninggalkan kebiasaan ini, atau dikarenakan begitu jarang menggunakan laptop semenjak kehilangan beberapa bulan yang lalu, entahlah. Hari ini tak tahu kenapa perasaan ini senang dan terpanggil kembali untuk menuangkan perasaan kedalam sebuah tulisan sederhana yang mungkin tak begitu menarik oleh sebagian orang namun apapun hasilnya tak  akan pernah menyurutkan api semangat didalam diri untuk terus menulis sampai batas akhir akan tiba.

Kawan-kawan sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pentingnya sebuah mimpi dalam mengarungi kehidupan dimuka bumi. Pernah terbesit ditelinga bahwa orang yang mampu bertahan dari kejamnya hidup ialah mereka yang masih mempunyai harapan, harapan bahwa mereka akan tetap hidup diesok hari, harapan bahwa kehidupan mereka akan lebih baik dimasa depan, harapan bahwa dapat sesegera mungkin menggapai segala cita-citanya dan berbagai macam harapan harapan lainnya yang terpatri didalam diri setiap manusia,karena mereka percaya bahwa sesulit apapun kehidupan yang dijalaninya pastilah ada waktu dimana kemudahan itu datang, meskipun mungkin tak seimbang dari 75 % kesulitan dan hanya 25 % kebahagiaan, namun mereka percaya pada akhirnya semua akan merasakan hal itu.

Setiap manusia secara lahiria menginginkan kehidupan yang layak, olehnya dari kecil kita semua memupuk cita-cita sebagai harapan yang akan terwujud dimasa depan. Berbagai macam cara telah dilakukan, mulai dari bersekolah, menjadi entrepreneur sampai berkerja sambilan dirumah makan sederhana hanya untuk menggapai yang namanya Mimpi. Hal itu tidaklah mudah bagi sebagian orang karena keterbatasan ekonomi mereka harus berusaha lebih keras lagi dari yang lainnya, mereka menyadari bahwa dengan hanya berpangku tangan dan bergantung terhadap orang lain tidaklah otomatis kemudian mimpinya akan terwujud. Mereka bahkan harus bangun dipagi buta dan tidur hampir sepertiga malam hanya untuk mengejar cita-cita yang mungkin akan pergi jika mereka terlalu terlena oleh nikmatnya hidup. Itulah sang Pemimpi, semangat 45 takan pernah lari dalam dirinya.

Kata sebagian orang bahwa jika seorang anak menteri menjadi Presiden tidaklah mengherankan, karena ia lahir dari kalangan berpendidikan dan berkecukupan, meskipun pada realitasya tidaklah sesimple itu karena  seperti yang kita ketahui bahwa segala sesuatunya perlu usaha dan pasti itu juga yang telah dilakukan sang anak menteri, tetapi akan beda ketika gelar itu disandakan pada anak seorang Petani, Nelayan atau bahkan Buruh Kasar ketika mereka berhasil menyamai prestasi yang dicapai oleh sang anak menteri tadi, karena ia bukan berasal dari keluarga dengan ekonomi yang baik serta pendidikan yang layak namun ia mampu keluar dari keterbatasan itu semua dan membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin didunia ini kecuali yang ada hanyalah ketidakmauan untuk berusaha lebih keras lagi dan lebih ikhlas lagi.

Jika sang Pemimpi telah menuliskan Mimpinya dalam secarik kertas, hal itu menunjukan bahwa betapa ia yakin akan terwujudnya mimpi itu cepat atau lambat. Namun, ketidakstabilan emosional kadang mempengaruhi sebagian besar orang dan pada akhirnya mereka tak percaya lagi dengan mimpi-mimpi itu. Apakah mungkin hal itu akan terrwujud ? bagaimana kalau saya tidak siap ? ah kayaknya saya belum layak deh ? mungkin mimpi saya terlalu ketinggian ?pertanyaan demi pertanyaan muncul seiring menurunnya semangat juang dan bahkan ada yang gugur diperjalanan., hanya mereka dengan keyakinan kuatlah yang keluar sebagai pemenang.

Sahabatku, mungkin hari ini kamu risau akan mimpimu hanya karena didalam pikiranmu selalu bertanya apakah saya layak mendapatkan itu semua. Percayalah kawan bahwa tuhan memberikan sesuatu berdasarkan kebutuhan umatnya, kita hanyalah manusia yang mempunyai tugas untuk berusaha menjadi lebih baik dengan menciptakan mimpi mimpi, biarkan tuhan menjalankan tugasnya membukakan jalan dan mewujudkan segalanya, karena hasil selalu berbanding lurus dengan usaha dari kita semua. Sekarang pertanyaannya adalah apakah kita berani bermimpi setinggi mungkin  biar jatuhnya diantara bintang-bintang, ataukah bertahan pada kondisi yang tidak tentu arahnya, toh, mimpi juga gratis, kenapa harus takut.

Mulai hari ini dan berbahagia dihari kemudian….

Advertisements

2 thoughts on “Menggapai Mimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s